mesothelioma attorney houston,mesothelioma attorney california,mesothelioma compensation,pleural mesothelioma stages,mesothelioma lawyer directory,mesothelioma lawsuit settlements,statute of limitations on mesothelioma claims,lawyers for mesothelioma,mesothelioma settlement fund

Pereaksi Fehling : Pengertian, Fakta Dan Kegunaanya


Pereaksi Fehling merupakan reagen yang digunakan dalam uji senyawa karbohidrat. Pereaksi ini memiliki kandungan senyawa kimia yang dapat tereduksi bila di reaksikan dengan senyawa karbohidrat tersebut. Seperti yang kita ketahui bahwa di dalam karbohidrat terdapat beberapa gugus fungsi seperti aldehid, hidroksi ataupun keton. Gugus-gugus yang dimiliki oleh karbohidrat tersebut nantinya akan menentukan hasil dari uji karbohidrat itu sendiri.

Pertama, marilah kita ulik beberapa fakta mengenai pereaksi fehling. Pereaksi Fehling ditemukan oleh ahli kimia jerman yang bernama Hermann Von Fehling pada tahun 1849. Pereaksi fehling yang diciptakanya terdiri dari 2 jenis larutan, yaitu larutan fehling A dan larutan fehling B. Larutan fehling A mengandung senyawa CuSO4 yang dilarutkan ke dalam air. Sedangkan larutan fehling B mengandung garam kalium-natrium-tatrat yang dicampur bersama-sama dengan Natrium Hidroksida ( NaOH ). Kedua larutan ini baru akan dicampurkan jika kita akan melakukan uji karbohidrat. Menariknya, yang menjadi bahan aktif kedua larutan ini ialah larutan CuSO4, yang mana senyawa ini yang akan tereduksi jika bereaksi dengan karbohidrat.Ion Cu2+ akan tereduksi menjadi ion Cu+ .

Cara kerja larutan fehling ini pun cukup sederhana, sampel yang akan kita uji kandungan karbohidratnya kita masukkan ke dalam tabung reaksi, lalu larutan fehling kita masukkan dan campurkan bersama-sama dengan sampel. Selanjutnya panaskan kedua campuran ini hingga terjadi perubahan warna pada larutan fehling. Larutan Fehling akan berubah warna dari yang awalnya bewarna biru, berubah warna menjadi hijau hingga merah bata. Bila warna larutan fehling berubah menjadi hijau-kuning, itu tandanya sampel positif mengandung glukosa dengan konsentrasi < 1% , dan bila larutan fehling berubah warna menjadi merah bata, itu tandanya sampel mengandung glukosa dengan konsentrasi >1%.

Larutan Fehling juga dapat kita gunakan untuk membedakan senyawa aldehid dengan keton. Senyawa aldehid akan bereaksi dengan larutan fehling dan larutan fehling akan mengalami reduksi, sedangkan aldehid akan teroksidasi menjadi asam karboksilat. Senyawa keton tidak akan bereaksi dengan larutan fehling. Uniknya, larutan fehling ini tidak dapat bereaksi dengan senyawa aromatik aldehid dan ia hanya bisa bereaksi dengan senyawa aldehid biasa.

Banyak kegunaan larutan fehling diantaranya sebagai uji karbohidrat, uji aldehid, dan uji keton.Sedangkan dalam dunia medis, larutan ini digunakan untuk mengidentifikasi ada tidaknya glukosa pada urin penderita diabetes.

Jadi itulah beberapa penjelasan mengenai Pereaksi Fehling, Semoga dapat bermanfaat bagi kamu semuanya. Terima kasih ! dan Salam CHEMISTRY !!

Image By : Wikipedia

0 Response to "Pereaksi Fehling : Pengertian, Fakta Dan Kegunaanya"

Post a Comment

Apakah Sobat Masih Bingung ? Jangan Malu-Malu Sampaikan Saja Keluh Kesah Sobat Di Kolom Komentar !