mesothelioma attorney houston,mesothelioma attorney california,mesothelioma compensation,pleural mesothelioma stages,mesothelioma lawyer directory,mesothelioma lawsuit settlements,statute of limitations on mesothelioma claims,lawyers for mesothelioma,mesothelioma settlement fund

Asam Klorida (HCl) : Pengertian,Fakta dan Kegunaanya


Asam Klorida merupakan salah satu asam kuat yang tidak bewarna dan memiliki bau seperti klorin pada konsentrasi yang lebih tinggi serta bersifat korosif.Asam Klorida merupakan salah satu senyawa kimia yang secara alami dapat dihasilkan oleh tubuh kita, asam ini dihasilkan secara alami oleh lambung manusia yang mana zat asam ini nantinya digunakan untuk membunuh kuman dan juga untuk mengasamkan makanan. Dahulunya Asam Klorida dikenal dengan nama Asam Muriatik atau "Spirit Of Salt", penamaan ini berasal dari bahan yang digunakan untuk membuat asam klorida itu sendiri yaitu vitriol hijau atau senyawa FeSO4 dan juga Batuan Garam yang banyak mengandung senyawa NaCl.

Asam Klorida dapat larut dalam bentuk perbandingan apapun di dalam air, sehingga asam ini bersifat "miscible" terhadap air. Baiklah, sekarang marilah kita ulik beberapa fakta penting mengenai Asam Klorida , berikut ini fakta-faktanya :

1. Profil Asam Klorida
  • Jenis Senyawa : Senyawa Kovalen
  • Bentuk : Cairan Tidak Bewarna Dan Berbau Seperti Klorin Pada Konsentrasi Yang Lebih Tinggi
  • Densitas : Tergantung Konsentrasi, HCl 10 % = 1,048 kg/L , HCl 20 % = 1,098 kg/L HCl 30 % = 1,149 kg/L , HCl 38 % = 1,189 kg/L  ( Data ini diukur pada suhu dan tekanan standar yaitu 20 C dan 1 atm ).
  • Titik Leleh : - HCl 10 % =  -18 C , - HCl 20 % =  -59 C , - HCl 30 %  =  -52 C ,  - HCl 38 %  =  -26 C.
  • Titik Didih :  - HCl 10 %  =  103 C , - HCl 20 %  = 108 C , - HCl 30 % = 90 C , - HCl 38 % = 48 C.
  • Tingkat Kelarutan Dalam Air : Larut Dalam Semua Bentuk Perbandingan
  • Massa Molekul Relatif ( Mr ) = 36,45
  • Bahaya : Bersifat Korosif
  • Tingkat Keasaman ( Pka ) =  -6 ( Rank 4 )
  • Rivalitas Basa : NaOH

2. Fakta Fisik Asam Klorida (HCl)

Asam Klorida merupakan suatu cairan yang tidak bewarna dan memiliki bau seperti klorin pada konsentrasi yang lebih tinggi. Senyawa ini juga memiliki tekanan uap yang cukup tinggi, bayangkan saja, untuk HCl yang memiliki konsentrasi 38 % tekanan uapnya sudah berada di kisaran 28,3 Kpa, jauh diatas tekanan uap asam kuat lainya dengan konsentrasi yang sama. Dan tentu saja hal ini membuat HCl dijuluki sebagai "Asam Klorida Berasap" jika konsentrasinya berada di kisaran 38 % - 40 %.

3. Fakta Kimia Asam Klorida (HCl)

Ketika dialarutkan ke dalam air, asam klorida akan membentuk ion-ion seperti ion Hidronium ( H3O+ ) dan ion Klorida ( Cl- ), berikut ini persamaan reaksinya :

HCl + H2O → H3O+  +  Cl-

Senyawa ini dapat terionisasi secara sempurna mengingat senyawa ini merupakan senyawa asam kuat sehingga ia termasuk ke dalam jenis senyawa elektrolit kuat. Asam Klorida juga dapat bereaksi dengan basa kuat maupun basa lemah untuk membentuk garam klorida, berikut ini reaksi asam klorida dengan basa kuat dan basa lemah :

HCl + NaOH → NaCl + H2O  ( Reaksi Asam Klorida Dengan Basa Kuat )

HCl + NH4OH → NH4Cl + H2O  ( Reaksi Asam Klorida Dengan Basa Lemah )

Selain dapat bereaksi dengan basa kuat dan basa lemah, asam klorida juga dapat bereaksi dengan logam-logam golongan utama dan logam golongan transisi, berikut ini persamaan reaksi antara asam klorida dengan logam golongan utama dan transisi :

6HCl + 2Al → 2AlCl3 + 3H2

2HCl + Sn → SnCl2 + H2

2HCl + Fe → FeCl2 + H2

2HCl + Zn → ZnCl2 + H2

Reaksi antara Asam Klorida dengan logam Zn,Fe, dan Al dapat berlangsung lebih cepat jika dibandingkan dengan logam Sn, hal ini terjadi karena potensial reduksi Sn lebih elektropositif  dibandingkan dengan logam Zn,Fe dan Al, sehingga reaksinya berlangsung lebih lambat. Logam-logam yang lebih inert atau sulit bereaksi seperti logam platinum dan emas dapat larut dalam asam aqua regia yang merupakan gabungan antara 70% asam klorida dengan 30 % asam nitrat. Berikut persamaan reaksinya :

3HCl + HNO3 → Aqua Regia

Au ( Emas ) + 4HCl + 3HNO3 → AuCl4-  +  3NO2  +  H3O+  +  2H2O

Pt ( Platinum ) + 4NO3-  +  8H+  →  Pt4+  +  4NO2  + 4H2O

Dalam kimia organik, asam klorida biasa digunakan sebagai reagen untuk mensintesis senyawa-senyawa organik dan juga berperan sebagai katalis agar reaksi pembentukan senyawa organik tersebut dapat berlangsung lebih cepat. Contohnya dapat kita lihat pada proses sintesis vinil klorida dan dikloroetana untuk pembuatan pipa PVC. Berikut ini reaksi pembentukan dikloroetana yang dibantu dengan HCl :

2C2H4 + 4HCl + O2 → C2H4Cl2 + 2H2O

Selain membantu pembentukan dikloroetana, HCl juga digunakan untuk mensintesis karbon aktif dan obat-obatan. Berikut ini reaksi pembentukan karbon aktif yang dibantu dengan HCl :

Wood  + HCl + Heat → Activated Karbon

Jadi itulah sedikit beberapa Fakta Kimia mengenai Asam Klorida...

4. Fakta Produksi Asam Klorida (HCl)

Asam Klorida diproduksi oleh dunia sebanyak 2 juta metrik ton per tahunya, produksi asam klorida ini didominasi oleh perusahaan-perusahaan di amerika , eropa dan china. Konsentrasi HCl yang di produksi oleh perusahaan tersebut berkisar antara 10 % - 30 % tergantung pada penggunaanya. Untuk produk komersial, konsentrasi HCl yang dirpoduksi bisanya berada pada rentang 30% - 40 % , sedangkan untuk kebutuhan bahan produk pembersih atau keperluan lainya, konsentrasi yang digunakan berada pada rentang 10% - 25 %.

Asam Klorida dibuat dengan cara melarutkan gas Hidrogen Klorida ke dalam air dalam konsentrasi tertentu, cara ini merupakan cara paling sederhana yang juga digunkan oleh industri-industri pembuatan asam klorida. Dalam skala laboratorium, asam klorida dapat dibuat dengan cara memanaskan padatan NaCl bersama dengan Asam Sulfat pekat ( 18 M ), lalu kedua campuran ini dipanaskan pada suhu 40 - 60 C lalu di distilasi untuk memisahkan HCl dengan larutan garamnya. Berikut ini persamaan reaksinya :

2NaCl + H2SO4 → 2HCl + Na2SO4

Alternatif lainya yang dapat digunakan untuk membuat asam klorida ialah dengan cara memanaskan padatan NaHSO4 dengan NaCl, cara seperti ini lebih mudah dan simple, produk yang dihasilkan ialah gas HCl yang kemudian kita larutkan ke dalam air sehingga dihasilkanlah larutan asam klorida dengan konsentrasi tertentu. Berikut ini persamaan reaksinya :

2NaCl + 2NaHSO4 → 2HCl + 2Na2SO4

Jadi begitulah metode dalam skala industri maupun skala laboratorium yang dapat kita gunakan untuk membuat asam klorida.

Kegunaan Asam Klorida

Asam Klorida memiliki banyak manfaat dalam kehidupan kita sehari-hari, salah satunya yang paling dekat dengan kita ialah asam lambung. asam lambung kita merupakan larutan 1 M HCl yang disekresi oleh lambung kita sendiri. manfaatnya cukup besar yaitu untuk membunuh kuman dan juga untuk mengasamkan makanan. Selain itu dalam dunia industri, asam klorida juga digunakan untuk membuat bahan-bahan plastik,bahan baku pembuatan magnesium, PH buffer, pembuatan pipa PVC, sintesis senyawa organik penting dan juga sebagai bahan aktif pada pembersih porselen.

Bahaya Senyawa Asam Klorida 

Asam Klorida merupakan asam kuat yang bersifat sangat korosif dan tentunya hal ini berbahaya bagi kulit dan mata kita. Dengan Pka sebesar -6 , maka sudah dapat dipastikan senyawa ini memiliki tingkat keasamaan yang sangat tinggi. Oleh karena itu alangkah baiknya kontak dengan kulit dan mata sebaiknya dihindari dengan cara memakai perlengkapan safety laboratorium seperti sarung tangan latex yang tebal dan juga kacamata laboratorium untuk menghindari uap HCl mengenai mata kita.

Bila kulit kita terlanjur kontak dengan HCl maka secepatnya dibersihkan dengan air mengalir selama 10 - 15 menit dan setelah itu rendamlah bagian kulit yang terkena HCl dalam larutan Na2CO3 selama 5 menit untuk mengurangi dampak berbahaya selanjutnya.


 Bahaya HCl = Korrosif  dan Beracun ( Uap )

 Level Berbahaya HCl  =  Level 4

Sumber Gambar : Wikipedia English

11 Responses to "Asam Klorida (HCl) : Pengertian,Fakta dan Kegunaanya"

  1. bagaimana efeknya jika kcl dipanaskan ? reaksi apa yg terjadi ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika KCl dipanaskan dalam suhu yang tinggi, maka senyawa tersebut akan terdekomposisi membentuk uap logam kalium atau Vapour dan juga akan terbentuk gas klorin. Reaksi seperti ini umumnya hanya terjadi pada suhu yang sangat tinggi, Terima Kasih..

      Delete
  2. gan klw btw ,asam klorida bagus buat memisahkan emas dari pcb hp...?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk memisahkan emas dari PCB HP biasanya digunakan larutan FeCl3 atau Besi(III)Klorida, larutan ini bisa anda buat dengan mereaksikan HCl dengan logam Fe. Jika cara ini tidak berhasil, anda dapat menggunakan larutan piranha ( H2SO4 + H2O2 ) atau Air raja ( HCl + HNO3 ), Terima kasih, semoga dapat membantu...

      Delete
  3. agan kalau nacl + h2o2 jadinya apa, dan hcl + h2o2 jadinya apa. untuk tingkat korosi terhadap logam reaksinya cepet yg mana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas pertanyaanya gan, NaCl + H2O2 Itu sama sekali tidak bereaksi, Jika HCl + H2O2 maka kekuatan asamnya semakin kuat karena pengaruh H2O2 yang dapat bertindak sebagai oksidator, Tingkat korosi tentu lebih cepat pada senyawa HCl + H2O2, Terima kasih...

      Delete
  4. Kenapa menyimpan HCl harus di lemari asam?

    ReplyDelete
  5. Apakah menyimpan HCL harus di lemari asam kenapa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas pertanyaanya, Uap HCl yang bersifat asam tentu sangat berbahaya jika dibiarkan keluar ke udara bebas, uap asam dari HCl ini bukan hanya berbahaya bagi manusia tetapi juga dapat membuat logam-logam disekitarnya menjadi terkorosi. Oleh karena itu untuk menghindari hal tersebut, HCl disimpan di dalam lemari asam, Terima kasih

      Delete
  6. Pak. Reaksi hcl bila tercampur dengan air. Misal hcl 1 ltr. Trus kita campur air putih 1 ltr jg. Reaksi pa yg terjadi. Trima kasih

    ReplyDelete
  7. Malam pak, minta tolong bantuan jawabnya ya, apa yang terjadi bila klor dipanasakan / air yg diduga mengandung sisa klor dipanaskan? Terimakasih minta tolong responnya :)

    ReplyDelete

Apakah Sobat Masih Bingung ? Jangan Malu-Malu Sampaikan Saja Keluh Kesah Sobat Di Kolom Komentar !